Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/indowpcb/public_html/old2014/config.php on line 6
WPCBC Indonesian Congregation - Home - gereja presbiterian jemaat Indonesia Perth WA
Register | Forgot your password? |    
Jumlah pengunjung: 205131  
WELCOME TO WPCBC INDONESIAN CONGREGATION


Selamat datang di website WPC Bull Creek jemaat Indonesia! Kebaktian umum dalam bahasa Indonesia diadakan setiap hari Minggu sore, pkl. 16:00, di:

  • 32 Bull Creek Drive, Bull Creek

Kami menantikan kehadiran Anda bersama kami. Bila Anda ingin menghadiri kebaktian kami tetapi kesulitan transportasi atau hanya sekadar ingin bertanya-tanya, silahkan menghubungi Bpk. Budisulistyo Nio (9398 5916)  atau Bpk. Hie Sauw Khiong  (9498 5698).

KASIH ALLAH YANG LUARBIASA

Matius 26:36-46

|

other


Kasih Allah nyata di dalam anugerahNya berupa segala berkat rohani di dalam sorga, yaitu keselamatan, di dalam Kristus; bagi kita, orang-orang yang dipilihNya sejak dunia belum dijadikan, untuk menjadi anak-anakNya.

Karena kasih Allah yang luarbiasa ini, maka Yesus harus disalibkan. Dengan terang Firman dari Efesus 1:3-5 ini, kita akan memahami pergumulan Tuhan Yesus di taman Getsemani yang dicatat di Matius 26:36-46. 

Maka sampailah (v.36), dapat juga dilihat dari konteks besarnya, yaitu menunjukkan bahwa Yesus, setelah tiga tahun memberitakan injil, telah mencapai babak akhir dari misiNya di dunia, yaitu menjadi Juruselamat manusia.

Taman Getsemani (v.36) adalah bagian dari bukit Zaitun, tempat buah zaitun terbaik diperas dan diambil minyaknya. Yesus juga harus melalui penderitaan bahkan sampai mati di atas kayu salib untuk menanggung murka Allah yang seharusnya ditimpakan kepada manusia atas kesalahan dan dosa-dosanya.

Doa dan pergumulan Yesus (v.37-44) memiliki aspek yang sulit kita pahami secara sempurna. Tetapi ketaatan Yesus kepada kehendak Allah dengan jelas terungkap, terkhusus dari doa-doaNya: jadilah kehendakMu. Di dalam pergumulanNya yang berat, Tuhan Yesus tetap
tidak berdosa. Dia taat sempurna pada rencana dan Kehendak Allah.

Tidurlah sekarang dan istirahatlah (v.45) menunjukkan bahwa setelah berdoa tiga kali, Tuhan Yesus sekarang telah ‘plong’ atau lega. Dia siap untuk menjalani ‘salib’ itu. Dalam Yesus yang taat sempurna kepada kehendak Allah, dengan jelas menyatakan betapa luar biasa kasih
Allah bagi manusia. Itu sekaligus menjadi teladan bagi setiap kita untuk mengikuti Yesus, taat pada kehendak dan rencana Allah.

Meski ada saat kita harus bergumul berat, kita tetap taat setia melakukannya, siap untuk menderita. Doa dan taat pada Allah, itulah yang akan menguatkan kita.


Kotbah Pdt. Yung Tik Yuk, 13 April 2014
(diringkas oleh Erick Kartawijaya)

Lihat Arsip Warta Jemaat Pokok-Pokok Doa

SEARCH FOR SERMON


Copyright © 2019 www.indowpcbc.org